Archive for December, 2006

ketika aku bukan pilihan hatimu

Thursday, December 28th, 2006

:: ndalem mbah muhadi, wirobrajan, yogyakarta, oktober 2006

…"sak iki lak kowe wis nyambut gawe, hasile jo lali dizakatke yo le, ditabung.. wis ngurus uripmu dewe.. sing akur karo kakang2mu.. karo sing sabar yo le…"

"sabar nopo mbah ?"

"yo, kowe ngerti dewe kok le…" :)

- - -
mbah muhadi, sudah aku anggap mbah sendiri. beliau yg sudah pernah menyembuhkan alm.bapak juga membantu penyembuhan alm. ibu.
pernah, suatu ketika.. kala hujan deras, dan hati yang penuh luka, aku bersepeda ke rumahnya.. menangis dan berteriak di jalan.. hingga terduduk di hadapan beliau, menangis hati.. dan beliau memberikan air putih, setelah itu baru aku tenang..
dia berujar, kamu masih muda.. masih banyak hal baik yg km bs perbuat, smuanya itu sudah ada yg mengaturnya.. teruslah berusaha dan meminta kepada Gusti Alloh SWT..

matur nuwun mbah, kulo cobi wejangangane simbah.. amien..

ungu / aku bukan pilihan hatimu

jika
memang diriku
bukanlah menjadi pilihan hatimu

mungkin
sudah takdirnya
kau dan aku tak kan
mesti bersatu

harus
slalu kau tahu
ku mencintamu
disepanjang waktuku

harus
slalu kau tahu
semua abadi
utk slamanya

krn ku yakin, yakin
cinta dlm hatiku
hanya milikmu
sampai akhir hidupku

krn ku yakin, yakin
disetiap hembus nafasku
hanya dirimu
satu yg slalu ku rindu

harus
slalu kau tahu
ku mencintamu
disepanjang waktuku

harus
slalu kau tahu
semua abadi
utk slamanya

krn ku yakin, yakin
cinta dlm hatiku
hanya milikmu
sampai akhir hidupku

krn ku yakin, yakin
disetiap hembus nafasku
hanya dirimu
satu yg slalu ku rindu.. ouo..oo..oo..

jika
memang diriku
bukanlah menjadi pilihan hatimu

:: missing

Thursday, December 21st, 2006

:: missing

rasa apakah yg menyesakkan dada
rindu, kangen, apa sayang ?

mengapa, ketika berpisah
baru kita menyadarinya

mengapa harus tiada jujur
selain dusta

penyesalan bukan dusta,
namun rindu yg terjaga

** it’s allright i’m okay, i think GOD can explains.. splender

:: ketika kau terlelap

Tuesday, December 5th, 2006

pagi ku bisikkan perlahan ditelingamu
lalu aku membelai rambut indahmu
memandang wajahmu
berikan kecupan hangat kecil dikeningmu..

ah, betapa cantiknya dirimu
bibir mungilmu
dan hidung mancungmu..

aku ragu mencium bibirmu
karena aku takut membangunkanmu dari mimpi indahmu..

lama aku memandangmu
menjagamu
mendoakanmu
ketika kau lelap dlm tidurmu..

ketika kau terlelap,
hati, jiwa, dan ragaku
slalu disisimu..

aku sayang kamu..